REMEDIAL….ga mauuu


Setiap akan kenaikan kelas, pasti ada kesibukan luar biasa, baik guru maupun siswa terdapat interaksi yang jelas yaitu REMEDIAL. Berapa lama dan berapa kali remedial harus dilakukan siswa?

Idealnya remedial dilaksanakan setelah hasil tes diketahui siswa. Guru bisa langsung melaksanakan remedial, hal tersebut wajib tercantum pada program semester yang dibuat guru. Tetapi pelaksanaan di sekolah sering terdapat ketidaksesuaian yaitu remedial tidak bisa dilaksanakan sesegera mungkin karena berbagai kendala, yaitu :

  1. Guru berhalangan hadir masuk kelas
  2. Siswa absen
  3. Materi pelajaran yang banyak
  4. Siswa belum siap pada waktunya
  5. Tidak ada umpan balik akan hasil evaluasi yang menyebabkan siswa tidak tahu sejauhmana dia melakukan kesalahan dalam menjawab soal
  6. Alat tes yang digunakan tidak sesuai dengan materi pelajaran
  7. Siswa tidak mengerti soal yang dipakai

Dilihat dari berbagai kendala di atas, siswa dan guru harus sama-sama proaktif. Dibutuhkan pengertian di kedua belah pihak. Guru sudah tahu kapan harus melaksanakan remedial, setelah remedial dikerjakan siswa, hasil segera mungkin diinformasikan pada siswa.

Tugas guru adalah mengevaluasi bukan mencari-cari kesalahan yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran. Contoh : dari 10 soal yang dikerjakan siswa bila 7 soal bisa dijawab, berarti 3 soal yang gagal dijawab, seharusnya siswa sudah  kompeten. Bukan 3 soal itu harus diuji lagi pada siswa. Ingat! siswa bukan obyek untuk uji coba.

Setiap mata pelajaran memiliki misi sendiri untuk mencapai tujuan pelajaran, pelajaran agama selain dari hasil tes, sudah pasti memiliki beban moral agar siswa jujur dan berperilaku sesuai akidah agama tsb. Pelajaran kejuruan sudah pasti memiliki tujuan agar siswa memiliki pengetahuan, ketrampilan dan tingkah laku sesuai tuntutan DU/DI.

Siswa yang remedial pun harus menyiapkan diri sebelum pelaksanaan remedial. Bukan hanya pasang badan,pasrah,datang kepada guru,berharap guru kasihan.

Sebetulnya evaluasi bukan terbatas pada ulangan saja, selama mengajar, guru bisa melakukan pengamatan apakah siswa mampu atau belum terhadap materi yang diajarkan. Siswa juga harus mengetahui berapa banyak sub kompetensi yang harus dipelajari, apa tujuan pelajaran tersebut, bila guru lupa memberitahu, bertanyalah, ingat!! guru juga manusia bisa alpa juga.

Jadi berapa lama dan berapa kali, siswa melakukan remedial?biarpun jadwal sudah dirapatkan dan ditempel di papan pengumuman, bila guru dan siswa tidak memiliki komitmen untuk pelaksanaan remedial, jawabannya remedial bisa lamaaaa dan berkali-kali…hhhm cape’ deeeeh

4 thoughts on “REMEDIAL….ga mauuu

  1. ehem…..ehemmmm…
    betul tuh….tapi kenapa setiap tahun terulang lagi-terulang lagi ya…..
    sama2 ga pada ambil pelajaran….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s